Survey yang pernah saya lakukan pada sekitar 1.400 mahasiswa Fakultas Ekonomi UKSW beberapa tahun yang lalu, menghasilkan data bahwa lebih dari 90% responden tidak dapat menggunakan mode SD (Standard Deviation) dan LR (Linear Regression) pada kalkulator.
Ini bukan persoalan serius, tetapi akan menjadi serius manakala hal ini terjadi pada bidang-bidang yang lain, yakni misalnya mahasiswa tidak dapat menggunakan komputer dengan baik. Artinya sebagian mahasiswa sebenarnya gaptek (gagap teknologi). Sebab gaptek, tidak hanya berarti tidak dapat menggunakan alat-alat teknologi, tetapi diartikan juga sebagai tidak dapat menggunakan alat-alat teknologi secara optimal. (lihat buku “Tuhan ingin anda kaya” — teologi ilmu ekonomi, karangan Paul Zane Pilzer)
Saran saya adalah, banyak-banyaklah belajar menggunakan alat-alat teknologi secara optimal. HP, kalkulator, komputer, laptop dan sebagainya. Baca buku petunjuk penggunaan dengan seksama, membaca dari berbagai sumber (koran, majalah, buku dan internet), jika masih kesulitan, jangan malu untuk bertanya pada orang lain yang dianggap lebih tahu.